Trump Minta Imigran di Perbatasan Tinggal di Meksiko

Ribuan imigran asal Amerika Tengah ingin mencari kehidupan baru di AS. (Foto: AFP)

Washington: Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyatakan bahwa imigran dan pencari suaka asal Amerika Tengah yang berada di perbatasan akan tinggal sementara di Meksiko sampai permintaan mereka dikabulkan pengadilan.

“Para imigran di perbatasan tidak akan diizinkan masuk ke AS sampai klaim mereka disetujui di pengadilan. Kami hanya akan mengizinkan mereka masuk secara legal,” kata Trump, dikutip dari AFP, Minggu 25 November 2018.

“Selama belum disetujui, mereka akan tinggal di Meksiko,” lanjut dia.

Baca: Trump Izinkan Militer Tembak Imigran di Perbatasan 

Namun, Pemerintah Meksiko membantah klaim Trump tersebut. Meksiko mengatakan tak ada kesepakatan apa pun terkait imigran.

“Meksiko tidak dan belum membuat kesepakatan apa pun dengan AS terkait imigran. Dan pemerintahan juga sedang dalam transisi presiden baru,” sebut pernyataan dari Kementerian Dalam Negeri Meksiko.

Sebelumnya, sekitar 5.800 personel militer telah diperintahkan Trump untuk membantu penjagaan polisi di perbatasan AS-Meksiko. Utamanya, untuk menghalau para imigran dan pencari suaka masuk ke AS.

Para imigran tersebut kebanyakan berasal dari El Salvador, Guatemala dan Honduras.Mereka hendak masuk ke AS dan mencari suaka untuk melarikan diri dari kekerasan geng, persekusi dan kemiskinan di negara asal. 

(WIL)